Dispora Kukar Dukung Kepramukaan, Siapkan Anggaran dan Dorong Sertifikasi Pembina

img

(Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Dalam upaya mendorong pengembangan kegiatan kepramukaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)  berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, termasuk dengan mengalokasikan anggaran secara rutin setiap tahunnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kepramukaan Dispora Kukar, Nopan Solihin. Ia mengatakan bahwa gugus depan merupakan ujung tombak pelaksanaan program kepramukaan.

Meski demikian Nopan mengaku di balik komitmen Dispora tersebut, pengembangan kepramukaan di Kukar masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satu yang paling krusial adalah minimnya jumlah pembina pramuka yang memiliki sertifikasi. Hal ini berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan kegiatan kepramukaan, terutama di tingkat gugus depan sekolah.

“Kita khawatir jika pembina tidak memiliki sertifikasi atau kompetensi yang diperlukan, kegiatan kepramukaan yang dijalankan tidak sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan,” ujar Nopan pada Jumat (04/04/2025).

Atas hal tersebut Nopan mengaku, sertifikasi yang tidak dimiliki pembina menyebabkan masih banyak Kepramukaan yang belum aktif akibat kekurangan pembina yang tersertifikasi dan memiliki kompetensi sesuai standar.

“Padahal kepramukaan memiliki aturan dan pakem tertentu yang wajib dipatuhi. Karena itu, Kita Dispora Kukar berupaya mendorong dan memfasilitasi pelatihan bagi para pendidik di kwartir ranting agar dapat memperoleh sertifikasi,” jelasnya.

Lanjut Nopan , meski tantangan lain juga muncul, yaitu rendahnya kesadaran dan pemahaman guru terhadap pentingnya mengikuti pelatihan sertifikasi.

Untuk mengatasi hal ini, Dispora Kukar akan memperkuat komunikasi serta sosialisasi kepada para pendidik dan pihak terkait berkaitan tentang pentingnya sertifikasi kepramukaan ini.

“Kami juga terus berupaya lebih intens berkomunikasi dan sosialisasi kepramukaan kepada pihak-pihak terkait salah satunya sekolah-sekolah,” tambahnya.

Dirinya juga menekankan pihaknya harus lebih aktif dalam mengidentifikasi serta mengembangkan potensi sumber daya manusia yang ada, sehingga kegiatan kepramukaan di setiap gugus depan yang ada di Kukar dapat berjalan lebih optimal. (Adv/Tan)